22/11/2022
Selain tanah diberi air yang merupakan kebutuhan mutlak bagi makhluk hidup, hujan juga berfungsi sebagai penyubur. Tetesan hujan, yang mencapai awan setelah sebelumnya menguap dari laut, mengandung zat-zat tertentu yang bisa memberi kesuburan pada tanah yang mati. (Indriatmoko & Rahardjo, 2015)
Baca Juga Tentang Hidup dan Mati yang Dialami Manusia
Tetesan yang “memberi kehidupan” ini disebut “tetesan tegangan permukaan”. Tetesan tegangan permukaan terbentuk di bagian atas permukaan laut, yang disebut lapisan mikro oleh ahli biologi. Pada lapisan yang lebih tipis dari 1/10 mm ini, terdapat sisa senyawa organik dari polusi yang disebabkan oleh ganggang mikroskopis dan zooplankton.
Dalam sisa senyawa organik ini terkandung beberapa unsur yang sangat jarang ditemukan pada air laut seperti fosfor, magnesium, kalium, dan beberapa logam berat seperti tembaga, seng, kobal, dan timah. Tetesan berisi “pupuk” ini naik ke langit dengan bantuan angin dan setelah beberapa waktu akan jatuh ke bumi sebagai tetesan hujan.
Dari air hujan inilah, benih dan tumbuhan di bumi memperoleh berbagai garam logam dan unsur-unsur lain yang penting bagi pertumbuhan mereka. Seperti yang tertera dalam ayat yang ada di bawah:
وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً مُّبٰرَكًا فَاَنْۢبَتْنَا بِهٖ جَنّٰتٍ وَّحَبَّ الْحَصِيْدِۙ ٩
“Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam.” (QS. Qaf: 9).
Dengan demikian hujan adalah unsur yang sangat penting sebagai penyubur tanah. Dampak yang akan dirasakan oleh makhluk hidup yang ada di bumi jika tidak terjadi hujan yakni kekurangan air bersih, mengalami kekeringan, dan keseimbangan ekologi lainnya akan terganggu.
Oleh karena itu, jika terjadi hujan maka kita sebagai manusia haruslah bersyukur karena inilah salah satu contoh nikmat yang telah diberikan oleh Alloh SWT. terhadap hambanya.
Jika terjadi hujan maka kita sebagai manusia haruslah bersyukur karena inilah nikmat yang telah diberikan oleh Alloh SWT. terhadap hambanya.