Unimus| Universitas Muhammadiyah Semarang

Unimus| Universitas Muhammadiyah Semarang Halaman resmi Universitas Muhammadiyah Semarang
A University for The Exellence

Sejarah
Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) merupakan salah satu Perguruan Tinggi milik Persyarikatan Muhammadiyah yang berada di kota Semarang, didirikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah pada tanggal 17 Agustus 1999 berdasarkan Surat Keputusan (SK) menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 139/D/O/1999 pada tanggal 4 Agustus 1999. Awal pendirian ini UNIMUS me

mbuka 6 fakultas yakni: Fakultas Kesehatan masyarakat, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Bahasa dan Budaya Asing serta Fakultas MIPA konsentrasi Program S1 Statistika. Pada saat itu di Semarang telah berdiri empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah yakni AKPER (SK Depkes th.1982), AKZI (SK Depkes th 1985), AAK (SK Depkes th.1990) dan AIS Muhammadiyah Semarang (SK Dikti th 1992). Pada bulan Juli 2000 Musyawarah Wilayah Muhammadiyah di Kabupaten Karangayar mengamanatkan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah untuk menyatukan lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Semarang menjadi satu Perguruan Tinggi yaitu menyatu menjadi Universitas Muhammadiyah Semarang. Sebagai kelanjutannya maka pada bulan Mei 2003 AKPER, AKZI dan AAK Muhammadiyah Semarang sepakat untuk menyatu ke UNIMUS dalam Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES). Dengan menyatunya ke-tiga Akademi ke UNIMUS tersebut, sudah barang tentu akan diikuti berbagai perubahan, meliputi penggabungan dosen dan staf, sistem administrasi, pola kerja termasuk perencanaan, peraturan, strategi pengembangan, serta perubahan potensi yang dimiliki, sehingga sangat dirasa perlu bagi UNIMUS untuk menyusun Rencana Strategis lima tahunan. Sejak awal dibukanya Fakultas Teknik Industri terutama Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian kurang diminati oleh masyarakat sehingga Pihak Universitas menerapkan sistem buka tutup program studi. Adapun satu Program Studi yang lain yaitu Program Studi S1 Teknologi Pangan bergabung ke dalam Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan. Dalam perkembangannya sekarang UNIMUS memiliki delapan fakultas yaitu, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Bahasa dan Budaya Asing (FBBA), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta tujuh belas program studi yang terdiri dari program studi S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Statistik, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Bahasa Inggris, S1 Keperawatan, Program Profesi Ners, S1 Kedokteran, S1 Teknologi Pangan, D III Analis Kesehatan, D III Keperawatan , D III Gizi dan D III Kebidanan
Pada tahun 2009 FIKKES UNIMUS membuka Program Studi D IV Analis Kesehatan dengan SK Dirjen Dikti No.1941/D/T/2009. Menyusul setelah itu terbit Sk Dirjen Dikti No. 1040/D/T/2009 tentang pembukaan program strata 1 (S1) Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa Inggris dengan SK Dirjen Dikti No. 1271/D/T/2009; dimana tiga program studi baru tersebut rencana operasional pada tahun ajaran 2010-2015.

Angkat Sumpah Dokter ke-45, FK UNIMUS Lantik 54 Dokter Baru Siap Mengabdi untuk NegeriSelamat kepada 54 dokter baru Faku...
03/06/2026

Angkat Sumpah Dokter ke-45, FK UNIMUS Lantik 54 Dokter Baru Siap Mengabdi untuk Negeri

Selamat kepada 54 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) yang resmi dilantik dan mengucapkan sumpah dokter pada Periode ke-45.

Prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Lantai 8 GKB II UNIMUS ini menjadi tonggak penting perjalanan para lulusan untuk mengemban amanah profesi kedokteran. Dengan tambahan 54 dokter baru, FK UNIMUS kini telah meluluskan 869 dokter yang mengabdi di berbagai penjuru Indonesia.

Momentum sumpah dokter bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen moral dan profesional untuk senantiasa menjunjung tinggi etika, kemanusiaan, integritas, serta memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Teruslah belajar, menjaga kehormatan profesi, dan menjadi dokter yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak Islami serta peduli terhadap sesama.

Selamat mengabdi, para dokter muda. Semoga setiap langkah menjadi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Berita lengkap Kunjungi website Unimus : https://unimus.ac.id/angkat-sumpah-dokter-ke-45-fk-unimus-lantik-54-dokter-baru-siap-mengabdi-untuk-negeri/

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila1 Juni 2026“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”Pancasila hadi...
01/06/2026

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila
1 Juni 2026

“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”

Pancasila hadir sebagai kekuatan pemersatu dalam keberagaman, mengajarkan nilai kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan gotong royong yang menjadi fondasi kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah dinamika global, nilai-nilai Pancasila menjadi inspirasi untuk membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Pimpinan dan Sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Semarang mengucapkan:

Selamat Hari Lahir Pancasila
1 Juni 2026

Mari terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk Indonesia yang maju, bersatu, dan berkeadaban.

Informasi PMB Unimus www.pmb.unimus.ac.id

AlhamdulillahPrestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).UNIMUS berhasil me...
26/05/2026

Alhamdulillah

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).

UNIMUS berhasil meraih Peringkat Pertama PTN & PTS Seluruh Indonesia dari 267 Perguruan Tinggi yang lolos Pendanaan Hibah P2MW 2026, sekaligus meloloskan 6 Proposal P2MW Didanai.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata semangat inovasi, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa UNIMUS yang terus tumbuh dan berdampak bagi masyarakat. 💙

Terima kasih kepada seluruh tim mahasiswa, dosen pendamping, dan civitas akademika atas dedikasi dan kerja kerasnya.
Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju karya-karya hebat berikutnya.

✨ UNIMUS Berkarya, Unggul & Berdampak!








Rektor UNIMUS Jadi Narasumber Semarang Menyapa, Bahas Momentum Piala Dunia sebagai Simbol Kebangkitan Sepak Bola dan Per...
26/05/2026

Rektor UNIMUS Jadi Narasumber Semarang Menyapa, Bahas Momentum Piala Dunia sebagai Simbol Kebangkitan Sepak Bola dan Persatuan

Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. hadir sebagai narasumber dalam dialog publik Semarang Menyapa bersama Radio Republik Indonesia Pro 1 Semarang yang mengangkat tema “Momentum Gelaran Piala Dunia sebagai Simbol Kebangkitan Sepak Bola, Nasionalisme, dan Persatuan”.

Dalam dialog tersebut, Prof. Masrukhi menegaskan bahwa olahraga tidak hanya menjadi hiburan dan industri, tetapi juga sarana membangun karakter, sportivitas, disiplin, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat. UNIMUS pun terus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai UKM olahraga sebagai bagian dari pembentukan manusia paripurna melalui olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olahraga.

Bersama Anggota DPD RI Jawa Tengah Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si. dan Ketua Umum SNEX Fredy Chandra P., diskusi ini menghadirkan pandangan bahwa sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat serta menumbuhkan optimisme menuju masa depan sepak bola Indonesia yang lebih maju.

Melalui forum ini, UNIMUS bersama RRI menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan akademisi, pembuat kebijakan, dan komunitas supporter untuk bersama membangun semangat persatuan melalui olahraga.

Berita lengkap Kunjungi Website Unimus : https://unimus.ac.id/rektor-unimus-jadi-narasumber-semarang-menyapa-bahas-momentum-piala-dunia-sebagai-simbol-kebangkitan-sepak-bola-dan-persatuan/

Unimus Terima Kunjungan Universitas Sapta Mandiri, Perkuat Kolaborasi PendidikanPerkuat sinergi antarperguruan tinggi, U...
26/05/2026

Unimus Terima Kunjungan Universitas Sapta Mandiri, Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Perkuat sinergi antarperguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menerima kunjungan akademik dari Universitas Sapta Mandiri Kalimantan Selatan dalam rangka mempererat kerja sama dan berbagi pengalaman terkait pengembangan pendidikan tinggi, kesehatan, riset, hingga persiapan akreditasi institusi.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling belajar, bertukar pengalaman, serta memperkuat kolaborasi dalam pengembangan tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. menegaskan pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi antarkampus sebagai ruang untuk saling menguatkan dan berkembang bersama.

Melalui kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU dan MoA antara UNIMUS dan Universitas Sapta Mandiri sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Semoga kolaborasi ini menjadi awal sinergi yang berkelanjutan dan membawa manfaat besar bagi kedua institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Berita Lengkap Kunjungi Website Unimus : https://unimus.ac.id/unimus-terima-kunjungan-universitas-sapta-mandiri-perkuat-kolaborasi-pendidikan/

Serahkan Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Unimus Tekankan Pentingnya Makna dalam Setiap PrestasiSemarang |Universitas ...
26/05/2026

Serahkan Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Unimus Tekankan Pentingnya Makna dalam Setiap Prestasi

Semarang |Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) Serahkan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik maupun nonakademik mahasiswa baik pada tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III UNIMUS, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, serta para ketua program studi di lingkungan UNIMUS.

Penghargaan diberikan kepada sejumlah mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi pada berbagai bidang dan kompetisi. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh motivasi sebagai upaya kampus dalam mendorong budaya berprestasi di kalangan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Unimus Dr. eny WInaryati, M.Pd., menyampaikan bahwa penyerahan penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum penting yang memiliki makna mendalam bagi perjalanan hidup mahasiswa.
Menurutnya, setiap pengalaman dan pencapaian yang diraih mahasiswa akan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter serta bekal dalam menghadapi kehidupan di masa depan.
“hari ini kita berkumpul bersama dalam penyerahan penghargaan mahasiswa berprestasi tahun 2026. Ini menjadi pengalaman yang tidak dapat ditemukan pada hari lain. Setiap kegiatan harus mampu memberikan nilai dan makna positif dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun pola pikir positif atau growth mindset dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Menurutnya, prestasi yang diraih hari ini akan menjadi jejak perjalanan yang saling berkaitan dan memberikan dampak pada masa mendatang.

“Prestasi hari ini akan menjadi tapak tilas bagi perjalanan berikutnya, karena hidup selalu saling berantai dan berhubungan,” tambahnya.

Dari kegiatan penyerahan penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkembang, aktif berkarya, dan meningkatkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Unimus terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa serta menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inspiratif, dan berdaya saing.

Alhamdulillah, 10 Tim PKM Universitas Muhammadiyah Semarang berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)...
25/05/2026

Alhamdulillah, 10 Tim PKM Universitas Muhammadiyah Semarang berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026

Prestasi ini menjadi bukti semangat inovasi, kreativitas, dan dedikasi mahasiswa UNIMUS dalam berkarya serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat

📌 Bidang yang berhasil lolos:
🔹 PKM-KC
🔹 PKM-PM
🔹 PKM-RSH
🔹 PKM-AI

Selamat kepada seluruh tim dan dosen pendamping yang telah berjuang dengan penuh semangat
Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi hingga PIMNAS 2026







Rektor Unimus Soroti Ketahanan Ideologi di Era Digital dalam Forum Kamtibmas Polda JatengSemarang | Upaya memperkuat ket...
25/05/2026

Rektor Unimus Soroti Ketahanan Ideologi di Era Digital dalam Forum Kamtibmas Polda Jateng

Semarang | Upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tengah arus digitalisasi terus dilakukan melalui kolaborasi lintas institusi dan organisasi kemasyarakatan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Polda Jawa Tengah yang diselenggarakan atas kerja sama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), dan Forum Komunitas Ormas Bersatu (FKSB) Kota Semarang.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Komunitas untuk Menciptakan Situasi Kondusif di Era Digitalisasi” itu dihadiri berbagai unsur organisasi masyarakat, komunitas Muhammadiyah, serta tokoh masyarakat di Kota Semarang.
Hadir dalam forum tersebut Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Ahmad Hasan Ashari Ulama’i, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman, serta sejumlah narasumber dari Direktorat Reserse Siber Polda Jateng, Pembina LDK PWM Jateng Agus Munawar Sodiq, dan Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.
Ketua LDK PWM Jateng sekaligus FKSB Kota Semarang, Dr. A.M. Juma’i, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyatuan persepsi dan langkah organisasi kemasyarakatan serta komunitas di Jawa Tengah agar semakin produktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kemajuan masyarakat.
“Organisasi masyarakat dan komunitas harus mampu menjadi bagian dari solusi sosial di tengah perubahan zaman, termasuk menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.
Selain itu, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Ahmad Hasan Ashari menyampaikan bahwa keberadaan Lembaga Dakwah Komunitas merupakan amanah Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang bertujuan memperkuat dakwah di tengah masyarakat dan komunitas.
Ia menyambut positif terselenggaranya Silaturahmi Kamtibmas sebagai langkah strategis membangun kerja sama antara Muhammadiyah, komunitas masyarakat, dan Polda Jawa Tengah dalam menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan komunitas di Indonesia melalui penguatan silaturahmi dan kolaborasi lintas elemen,” katanya.
Hasan Ashari juga menyinggung pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an dalam membangun kesatuan komunitas yang kuat. Menurutnya, silaturahmi harus dibangun dengan prinsip saling menghormati dan tidak merendahkan kelompok lain meskipun memiliki kelebihan dalam bidang tertentu.
“Di era digital dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat, masyarakat memerlukan ruang dialog seperti ini agar tetap memiliki pegangan nilai dan semangat persatuan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman mengapresiasi keterlibatan organisasi masyarakat dan komunitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menilai kolaborasi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan berdaya.
“Sinergi yang baik antara masyarakat, organisasi, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat agar tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif di Jawa Tengah,” ujarnya.
Menurutnya, organisasi masyarakat memiliki peran strategis dalam mengisi ruang-ruang sosial yang belum sepenuhnya dapat dijangkau pemerintah, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., dalam paparannya menekankan pentingnya penguatan karakter kebangsaan dan internalisasi nilai-nilai dasar ideologi Pancasila di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin terbuka dan dinamis. Menurutnya, era digital tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam mengakses informasi, tetapi juga membawa tantangan besar terhadap ketahanan ideologi, budaya, dan karakter generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa derasnya arus informasi di media sosial dan ruang digital sering kali memunculkan berbagai konten yang berpotensi memecah persatuan, menyebarkan hoaks, hingga memengaruhi pola pikir masyarakat apabila tidak disikapi secara bijak. Karena itu, penguatan ideologi Pancasila dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga arah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila harus terus menggema dalam kehidupan masyarakat. Jika nilai-nilai Pancasila mulai dilupakan, generasi muda akan kehilangan arah di tengah derasnya arus informasi yang tidak semuanya sesuai dengan nilai kebangsaan,” ungkap Prof. Masrukhi.
Menurutnya, Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, gotong royong, penghormatan terhadap perbedaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
Prof. Masrukhi menambahkan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, komunitas, hingga institusi pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat ketahanan ideologi masyarakat. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui edukasi, pembinaan karakter, serta penguatan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun provokasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Ia juga menilai bahwa organisasi masyarakat perlu mengambil peran lebih aktif dalam menjadi ruang pembinaan sosial sekaligus mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, penguatan nilai Pancasila harus berjalan seiring dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dan mempererat solidaritas sosial.
“Ormas dan komunitas memiliki posisi strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Dengan penguatan nilai Pancasila, masyarakat tidak hanya memiliki ketahanan ideologi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keamanan, persatuan, dan masa depan bangsa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Masrukhi menegaskan bahwa modernisasi dan perkembangan teknologi seharusnya tidak menjauhkan masyarakat dari identitas kebangsaan. Sebaliknya, kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat pendidikan karakter, menyebarkan nilai-nilai kebangsaan, dan membangun ruang digital yang sehat serta produktif.
Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan komunitas dalam menciptakan ruang sosial yang aman, harmonis, dan produktif di tengah tantangan era digital.

From Classroom to Cloud: UNIMUS Dorong Transformasi Pendidikan Digital Bersama BBGTK JatengUniversitas Muhammadiyah Sema...
25/05/2026

From Classroom to Cloud: UNIMUS Dorong Transformasi Pendidikan Digital Bersama BBGTK Jateng

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) berkolaborasi dengan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan OBOR DESO (Ojo Bosen Ojo Ragu) – Diskusi Elaborasi Seluruh Organisasi bertema “From Classroom to Cloud: Masa Depan Pendidikan di Era Digital” pada Kamis, 21 Mei 2026, di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 UNIMUS.

Kegiatan ini menghadirkan para guru, tenaga pendidik, mahasiswa calon guru, akademisi, serta praktisi pendidikan sebagai ruang diskusi bersama mengenai transformasi pendidikan di era digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pembelajaran.

Wakil Rektor III UNIMUS, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNIMUS terus berkomitmen mengembangkan program pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami terus mengembangkan berbagai program studi di bidang pendidikan, mulai dari Pendidikan Matematika, Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, hingga Sastra Inggris. Insya Allah dalam waktu dekat kami juga akan kembali mengajukan program studi baru untuk terus memperkuat kontribusi UNIMUS di bidang pendidikan,” ujar Dr. Eny Winaryati, M.Pd.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk hadir tidak hanya secara fisik, tetapi juga menghadirkan semangat kolaborasi dalam membangun pendidikan yang lebih maju.

“Tidak hanya hadir dalam forum ini, tetapi hadirkan juga hati dan semangat untuk bersama-sama membesarkan pendidikan. Semoga kegiatan ini terus melahirkan kolaborasi-kolaborasi yang bermanfaat ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBGTK Provinsi Jawa Tengah, Dian Fajarwati, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan OBOR DESO menjadi bentuk inovasi layanan peningkatan kompetensi guru yang dikemas secara singkat namun aplikatif.

“OBOR DESO ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan pelayanan peningkatan kompetensi guru dengan berbagai moda. Formatnya singkat, padat, jelas, dan informatif sehingga bisa langsung diterapkan oleh para guru,” ujar Dian Fajarwati, M.Pd.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para guru dan calon guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

“Guru dan calon guru harus memiliki strategi untuk cerdas, kritis, dan bijak menggunakan media digital. Karena bisa jadi saat ini murid lebih cepat menyerap teknologi dibanding gurunya,” tambahnya.

Meski demikian, menurutnya, teknologi secanggih apa pun tidak akan mampu menggantikan peran guru dalam membangun karakter dan memberikan keteladanan kepada peserta didik.

“Media digital tidak akan bisa menggantikan peran guru. Guru tetap menjadi sosok yang memberikan teladan, membimbing secara langsung, dan membangun karakter murid,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH) UNIMUS, Prof. Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara UNIMUS dan BBGTK Jawa Tengah dalam meningkatkan kompetensi guru di bidang literasi digital.

“Teknologi AI sekarang sudah menyebar dan hadir di dunia pendidikan. Kita tidak boleh menghindari teknologi, tetapi harus siap menggunakannya secara produktif dan positif. AI harus menjadi partner untuk mempercepat kolaborasi berpikir dan proses pembelajaran, bukan menjadi penentu keputusan,” ujar Prof. Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd.

Ia juga menambahkan bahwa guru di masa depan perlu lebih fokus pada proses mendidik, sementara pekerjaan administratif dapat dipermudah dengan bantuan teknologi digital.

“Dengan teknologi, pekerjaan administratif dapat dipercepat sehingga guru bisa lebih fokus pada mendidik. Yang terpenting adalah bagaimana guru memahami penggunaan AI yang tepat dan sesuai untuk kebutuhan pembelajaran,” tambahnya.

Melalui kegiatan OBOR DESO ini, UNIMUS bersama BBGTK Jawa Tengah berharap para guru mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memiliki kesiapan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, kreatif, dan tetap berlandaskan etika di era digital.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan dunia pendidikan Indonesia menuju masa depan yang lebih adaptif dan berdaya saing global.

Address

Jalan Kedungmundu No. 18, Kedungmundu
Tembalang
50273

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00

Telephone

+622476740297

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Unimus| Universitas Muhammadiyah Semarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share