02/10/2021
BAITULLAH YANG SEJATI.
Hadits Qudsi.
Di setiap rongga anak adam, Aku ciptakan suatu mahligai yang disebut dada. Di dalam dada ada Qolbu, di dalam Qolbu ada Fuad, dalam Fuad ada Syagofa, dalam Syagofa ada Sirr, di dalam Sirr ada Aku.
Di saat masih di alam kandungan Allah berfirman, "Bukankah Aku ini Tuhanmu?", "Benar! Engkau Tuhanku.
(QS 7:172).
Kemudian ruh di tiupkan ke jasad.
Apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya, Aku tiupkan Ruh-Ku kepadanya (QS 15:29 & QS 38:72).
Qolbu mukminin itu Baitullah.
Itulah masjid-Nya! Itulah Rumah-Nya!, Yang hakiki!, Yang di dirikan atas dasar taqwa sejak hari pertama ruh di hembuskan ke janin di dalam kandungan ibu! Riwayat lain dikatakan, Sejak hari pertama hidup di dunia"
Karena ruh berasal dari Dzat Allah maka ruh yang menjadi energi. Jiwa yang berkomunikasi dengan Allah, bukan jasad.
Berarti jiwa sudah bertaqwa, sudah muslim sejak hari pertama jiwa di alam kandungan. Dikatakan di riwayat lain, "Sejak hari pertama di lahirkan".
Tiada sekutu bagi-Nya, dan itulah yang di perintahkan!. Sejak awal sudah muslim (berserah diri) (QS 6:163).
Ayat kunci!
Katakanlah bahwa Aku dekat (QS 2:186).
Aku lebih dekat dari pada urat leher (QS 50:16).
Tanda-tanda Kami di segenap penjuru dan diri (anfus) (QS 41:53 ).
Dzat Allah meliputi segenap sesuatu (QS 41:54 ).
Dia bersamamu, di manapun Kamu berada (QS 57:4 ).
Kami telah mengutus seseorang utusan dalam dirimu (QS 9:128 ).
Di dalam dirimu! Apakah engkau tidak memperhatikannya (QS 51:21 ).
Di dalam diri manusia ada Yang Maha Melihat (QS 75:14).
Tuhan menampakkan diri pada manusia di Qolbunya (QS 8:24).
Dari ayat tadi tidak satupun yg mengatakn bahwa Allah ada di Arab, di Cina, di Indonesia atau di negara lainnya. Dimana? Di dalam diri yang mukmin!
Jadi dimanakah Allah?
Menurut Imam Ghozali dan Ibnu Arabi dan para sufi:
Barang siapa mengenal dirinya maka dia akan mengenal Rabbnya! Barang siapa mengenal Rabbnya maka dia merasa dirinya.
Barang siapa mencari Tuhannya keluar dari dirinya maka dia akan tersesat semakin jauh!
Kata para sesepuh, "Baitullah yang sejati adalah ciptaan-Nya sendiri, bukan dibuat oleh mahluk dari tumpukan batu bata yang itu hanyalah simbolik saja, tapi kebanyakan manusia mengagungkan simbol itu! Mengapa bisa demikian? Karena beragama sebatas dogma, sebatas katanya yang diceritakan!
Allah adalah Al Batin, perjalanan menuju Allah adalah perjalanan dari alam lahiriyah menuju alam batiniah.
Jadi hajinya yang dimaksud haji mabrur adalah haji batiniah.
Oleh karena itu Qolbunya mukmin itulah rumah-NYA, masjid-NYA yang harus senantiasa di makmurkan dengan dzikir (riyadoh) agar menjadi tempat suci untuk bermesraan dengan-NYA.
Pergi haji ke Mekah pada dasarnya merupakan napak tilas atas perjuangan Kanjeng Rasul SAW dalam menegakkan islam.
Orang yang menemukan hakikat haji akan memahami hakikat penciptaan, hakikat kehidupan, hakikat islam dan bertauhid sejatinya!
Jangan mempersekutukan-Ku dengan apapun, sucikanlah rumah-Ku bagi mereka yang tawaf, berdiri ruku dan sujud (QS 22:25).
Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari (QS 17:1).
Cahaya di atas cahaya, Allah akan membimbing - yang dengan cahaya itu kepada cahaya-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki (QS 24:35)
Semoga bermanfaat menyelami hakikat ilmu makrifat.
Sabtu Legi 💖
26 Desember 2020