memiliki 8 departemen, dengan 42 program studi yang terdiri dari 15 progran studi Sarjana, 2 program studi Profesi, 16 program studi Magister, dan 9 program studi Doktor. Pada akhir Perang Dunia II, setelah Jepang menyerah pada tahun 1945, dan diproklamasikan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, lahirlah Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandoeng. Sebagai hasil pengambilalihan kekua
saan dari pemerintah Jepang oleh Pemerintah Republik Indonesia, STT ini merupakan kelanjutan Koo Gyoo Dai Gaku pada masa pendudukan Jepang dan Technische Hoogeschool pada masa pendudukan Belanda. ft_1Akibat pertikaian antara pemerintah Republik Indonesia dengan pemerintah Belanda yang dibantu oleh tentara Sekutu, dan juga atas usul beberapa mahasiswa, STT Bandoeng pada bulan Januari 1946 mengungsi ke Yogyakarta. Secara resmi, STT Bandoeng di Jogjakarta dibuka pada tanggal 17 Februari 1946, dengan bagian-bagian yang sama seperti ketika masih di Bandung, yakni Bagian Teknik Sipil, Bagian Teknik Mesin-Listrik, dan Bagian Teknik Kimia. Pada awal kegiatannya di Yogyakarta, STT ini menempati ruang-ruang di gedung olah raga Sekolah Menengah Tinggi (SMT) di kawasan Kota Baru. Kegiatan kuliah diselenggarakan pada sore hari. Selengkapnya https://ft.ugm.ac.id/tentang-ft/sejarah/