SKI Al-A'laa JAK

SKI Al-A'laa JAK Fan page resmi SKI AL A'laa Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Visit : skijak.w

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Buat teman-teman yang hari ini bingung malam minggu mau kemana, yuk kita nga...
13/10/2018

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Buat teman-teman yang hari ini bingung malam minggu mau kemana, yuk kita ngaji bareng bersama ustd . Kita tunggu kedatangan kalian, tanpa kaliann kurang lengkap 😉 @ Special Region of Yogyakarta

06/06/2017

*RESUME KAJIAN RAMADHAN*
*Masjid Nurul 'Ashri Deresan Yogyakarta*

📝 Tema : *"From Zero to Hero"*
👤 Bersama : Ustadz *Solikhin Abu Izzudin*

dalam *KAJIAN BUKA BERSAMA (KABUMA)*
🗓 Senin, 5Juni 2017
🕰 16.00 - 17.35 WIB
🕌 Ruang Utama Masjid Nurul 'Ashri
👥 Terbuka untuk Umum

🌴 *From Zero to Hero* 🌴
_Mendasyatkan pribadi biasa menjadi luar biasa_

🍃"Siapa yang memohon kepada Allah sebuah kesyahidan dengan BENAR(jujur) maka Allah akan menyampaikan pada derajat SYUHADA meskipun dia mati di atas tempat tidurnya (H.R.Muslim)"

🍃 Hidup berakhir dengan barokah, yaitu mati dengan khusnul khotimah. Sesungguhnya rejeki itu lebih cepat datangnya dibanding kematiannya.

🍃Barang siapa belum berbakti kepada kedua orang tuanya maka belum berbuat baik kepada islam.

🌴 *Bercita - citalah*
√ Kalau aku hidup aku tidak takut kehilangan makan.
√ Kalau aku mati aku tidak takut kehilangan kubur.
√ Jiwaku adalah jiwa seorang pemimpin.
√ Pikiranku adalah pikiran orang merdeka, yang melihat kelemahan sebagai kekufuran.(imam syafi'i)

🌴 *VISI*→ Cita - cita yang benar dan besar.
√ Cita - cita adalah doa.
√ Tanda keimanan.
√ Harapan & rahmat Allah.
√ Dinamo kehidupan.
√ Mesin kehidupan.
√ Mesin penggerrak keberkahan.
√ Jangan takut punya cita - cita.
√ Separuh kesuksesan.
√ Fokuskan potensi raih prestasi.

🍃 *Renungan* : 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam, 24 jam dalam 1 hari. Umur umat Rasulullah rata² 60 tahunan. Kata Imam Al Ghazali "kalau umurnya 60tahunan, waktu tidur perhari 8 jam . Maka dalam 60 tahun ia menghabiskan waktu untuk tidur 20 tahun(1/3 umur kita dihabiskan untuk tidur).

🍃Imam Hambali : Orang yang menghimpun Al-Qur'an akan diberi kekuatan akal. Tidak mudah lupa.

🍃Orang bisa berubah dengan membiasakan kebaikan, maka kebaikan - kebaikan itu akan menghapuskan keburukan.

🍃Cara efektif untuk melakukan _Zero to Hero_ adalah dengan bersama Al-Qur'an.
_Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul diantara mereka, yang membacakan ayat-ayat Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan mereka kitab dan as-sunnah. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata_. (Al - Jumu'ah :2).

🌴Ada 3 proses dalam Zero to Hero :
*1*) Tilawah agar tau.
*2*) Tazkiyah agar mau.
*3*) Ta'lim agar mampu.

Zerokan diri dengan
1. Kalimat "Laa ilaaha illallah"
2. Menghamba kepada Allah "Laa haula walaa quwwata illaa billah"
3. Dzikrullah
4. Trilogi tarbiyah (Tilawah, Tazkiyah, Ta'lim)

🍃Tilawah
- Mengapa perlu tilawah?
= Mengikuti apa yang dibaca. Al - Qur'an sebagai Hudan linnas (petunjuk bagi manusia).
- Tilawah sebagai aspek kognitif(kemampuan intelektual).

🍃Tazkiyah
- Tazkiyah → membersihkan hati.
- Kata sahabat : kami beriman sebelum membaca al - qur'an dan setiap membaca al - qur'an bertambahlah iman kami.
- Berinteraksi dengan al - qur'an itu sebagai proses _tazkiyatun nafs_ membersihkan dari keburukan.
- Jika ingin membaca Al - qur'an namun hatimu belum menemukan kenyamanan, maka bersihkanlah dulu hatimu dengan istighfar.
- Utsman bin Affan : Apabila hati kalian bersih, niscaya kalian tidak akan pernah puas dalam membaca al - qur'an.

🍃Ta'lim
- Meningkatkan kapasitas diri agar mampu.
- Siapa yang bertambah ilmunya namun tidak bertambah keimanannya , maka mreka tidak semakin dekat dengan Allah.
- Hai orang - orang beriman, masuklah kamu kedalam islam secara kaffah(keseluruhan)..... (Al - baqarah : 208)

❄BAHAGIA ITU adalah ketika kita mati, nafas terhenti, namun kebaikan kita terus mengalir dan tak berhenti.❄

➖ Apa yang melatar belakangi menulis buku From Zero to Hero?
» Memberikan inspirasi agar tidak kehilangan momentum di dalam hidup. Mempersiapkan untuk menyambut sesuatu yang kita tidak tau. Jangan sia - siakan waktu kita.

❄Tidak ada orang hebat yang tidak punya masa lalu. Tidak ada orang jahat yang tidak punya masa depan. ❄

_"Jadilah kamu pengabdi-pengabdi Allah, karena kamu mengajarkan Kitab dan karena kamu mempelajarinya!"_
(Ali 'Imran:79)

_Kampoeng Qur'an Ramadhan #8 Masjid Nurul 'Ashri Deresan_

04/05/2017

Ketika anda merasa lebih gagal dibandingkan teman anda,
ketika anda merasa lebih miskin dibandingkan rekan anda,
Ketika anda terkatung-katung di dunia kuliah, sementara teman anda telah sukses di dunia kerja dan keluarga,
Anda tidak perlu berduka, karena duka anda tidak akan mengubah nasib anda. Yang lebih penting kendalikan hati agar tidak hasad dan dengki. Anda perlu mengingat hadis ini,
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ
Perhatikanlah orang yang lebih rendah keadaannya dari pada kalian, dan jangan perhatikan orang yang lebih sukses dibandingkan kalian. Karena ini cara paling efektif, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah bagi kalian. (HR. Ahmad 7657, Turmudzi 2703, dan Ibn Majah 4142)
Ketika anda melihat ada orang kafir yang bergelimang nikmat, anda perlu ingat bahwa nikmat iman yang anda miliki.
Ketika anda melihat orang muslim ahli maksiat lebih sukses, anda perlu ingat, Allah lebih mengunggulkan anda dengan taat.
Broadcasted by Ammar Tv

12/03/2017

“Ibnu Abi al-Izz Al Hanafie (semoga Allah merahmatinya) berkata : Sebaik baik amalan bukanlah yang besar tingkat kesulitannya, akan tetapi (amalan) yang lebih mendekatkan diri kepada Allah dan (amalan) yang lebih bermanfaat bagi pelakunya.

(At Tanbiih ala Musykilaatil Hidaayah 1/396)”

-

Dr.Dhagsy al Ajmi, Doktor dalam bidang Akidah, dosen di Universitas Kuwait. Penulis dan pentahqiq buku-buku seputar Akidah.

“Ada yang bertanya kepada salah seorang salaf : “Bagaimana keadaanmu dan agamamu?” Dia menjawab : “Tercabik-cabik oleh m...
21/01/2017

“Ada yang bertanya kepada salah seorang salaf : “Bagaimana keadaanmu dan agamamu?”

Dia menjawab : “Tercabik-cabik oleh maksiat… lalu aku perbaiki dengan istighfar.”

Lantas bagaimana dengan keadaan kita yang terus bermaksiat namun tidak beristighfar?

- Doktor dalam Ilmu Bahasa Arab, Imam dan Khatib di salah satu masjid di Kuwait.

©twitulama

“Ada yang bertanya kepada salah seorang salaf : “Bagaimana keadaanmu dan agamamu?” Dia menjawab : “Tercabik-cabik oleh maksiat… lalu aku perbaiki dengan istighfar.” Lantas bagaimana dengan keadaan...”

09/01/2017

Ibnul Mubarak rahimahullâh berkata,

رُبَّ عملٍ صغيرٍ تعظِّمهُ النيَّةُ، وربَّ عمل كبيرٍ تُصَغِّره النيَّةُ

“Betapa banyak amal yang kecil menjadi besar gara-gara niat. Dan betapa banyak amal yang besar menjadi kecil gara-gara niat.”

[Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam]
_________________________
📲 Daftar Broadcast "Indonesia Bertauhid" ()

25/12/2016

Keutamaan mencukupkan diri dengan meminta pertolongan hanya kepada Allah

DR. 'Abdul Muhsin Al Qosim mengatakan,
و من فضل الله على عباده أن من تعلق به منهم أعانه الله
"Diantara keutamaan dari Allah untuk para hamba Nya adalah siapa yang hatinya (hanya) bergantung pada (permohonan pertolongan) kepada Nya daripada pertolongan makhluk maka Allah (pasti) akan menolongnya".
(Taisirul Wushul Syarh Tsalatsatul Ushul hal. 102)

_________________________
📲 Daftar Broadcast "Indonesia Bertauhid" ()

07/12/2016

📝 DIALOG HATI

Aku bertanya pada kebahagiaan,

"Kapan kau mau bersemi di dalam hati..?"

Iapun menjawab,
"Bila tiga hal bersemi di dalam hatimu".

1. Tidak bersedih atas apa yang telah berlalu

2. Tidak cemas terhadap sesuatu yang akan datang, serta

3. Ridho terhadap pembagian Rabb yang Maha Bijaksana.

✏ Ustadz Aan Chandra Thalib

📲 IG dan TG

“Bersegeralah melakukan kebaikan, karena siapa yang terlebih dahulu melakukan kebaikan serta berakhlak mulia, akan menda...
27/11/2016

“Bersegeralah melakukan kebaikan, karena siapa yang terlebih dahulu melakukan kebaikan serta berakhlak mulia, akan mendapatkan kehormatan berdasarkan hadits Nabi yang mulia, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya”. Semoga Allah ta'ala memenuhi hati kita dengan kebahagiaan.”

- -

Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin.

- Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. 7/7/2016

Allah Tidak Pernah Mengacuhkanmu Disaat Banyak Manusia Mengacuhkanmu… Allah tidak pernah mengacuhkanmu disaat banyak man...
02/11/2016

Allah Tidak Pernah Mengacuhkanmu Disaat Banyak Manusia Mengacuhkanmu…



Allah tidak pernah mengacuhkanmu disaat banyak manusia mengacuhkanmu…

Allah tidak pernah bosan mendengarkan keluhanmu tatkala manusia bosan dan enggan untuk mendengarkan keluhanmu….

Allah tidak pernah meninggalkamu sendirian (jika engkau bersandar kepadanya) disaat manusia meninggalkanmu…

Allah tidak pernah merendahkanmu (jika kamu taat kepadanya) disaat banyak manusia merendahkanmu karena kurangnya harta dan kedudukanmu (karena kebanyakan manusia mengukur kehormatan seseorang dengan harta)…

Allah selalu memaafkanmu jika engkau bertaubat disaat manusia enggan memafkanmu dan terus mencelamu…

Allah tidak pernah bosan untuk engkau dekati (jika engkau bertaubat) meskipun telah berulang-ulang engkau bersalah kepadaNya…tatkala manusia langsung meninggalkamu dan menghinakanmu karena hanya satu kesalahanmu…

Allah menilai satu kebaikanmu menjadi 10 kali lipat hingga tiada batas dan hanya menilai satu kesalahanmu tetap sebagai satu kesalahan…tatkala manusia menganggap besar satu kesalahanmu yang kecil dan melupakan kebaikan-kebaikanmu…

Allah selalu memberi pertolongan disaat pertolongan manusia tidak bisa lagi diharapkan…

MAKA : Nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan…

Artikel: www.firanda.com

________________________________________________
📌Mahasiswa Muslim Gadjah Mada

Situs Pribadi Firanda Andirja

03/10/2016

�Saya Berusaha Mempertahankn Iman, Namun Selalu Gagal�

Tulisan ini merupakan resensi dari video Yasmin Mogahed yang berjudul “I’m Trying But I Keep Messing Up”.

Judul di atas merupakan hal yang seringkali dirasakan oleh seorang muslim. Ketika kita merasa mendapatkan hidayah dari Allah seolah berada pada puncak keimanan, saat itu shalat tepat waktu terasa ringan, bangun subuh pun menjadi lebih mudah, dan berbagai kemudahan lainnya dalam menjalankan ibadah harian. Namun hal itu biasanya tidak berlangsung lama.

Pada dasarnya iman itu tidak stabil, akan selalu naik – turun. Tugas kita sebagai manusia adalah berusaha, terus bangkit seperti yang dicontohkan Rasul, jangan pernah menyerah. Kita juga harus meminta kepada Allah agar terlindung dari kelemahan diri, hawa nafsu, dan godaan syaitan.

Yang harus kita sadari adalah saat iman kita naik, ada hal-hal sepele yang dapat menggerogoti keimanan kita seperti merasa diri sempurna, jauh dari kesalahan. Timbulnya perasaan ‘sempurna’ ini secara tidak langsung dapat menimbulkan arogansi, memandang rendah ibadah yang dikerjakan orang lain, dan merasa cukup dengan ibadah yang dikerjakannya. Padahal, kita jangan terlalu bangga pada kebaikan dan pencapaian diri. Karena sebanyak apapun amal sholeh yang kita lakukan, tidak akan menjamin untuk masuk surga, kecuali dengan rahmat Allah.

Sebagai manusia, seringkali kita terjebak dalam perasaan sempurna dan bangga diri. Harus dipahami bahwa amal sholeh dan iman bukan merupakan tanda kesempurnaan seorang hamba. Bahkan sampai kapanpun sebagai manusia, kita tidak mungkin mencapai kesempurnaan.

Dalam Al-Quran, Allah menyatakan bahwa penghuni surga adalah mereka yang selalu bertaubat jika melakukan kesalahan. Ketika melakukan kesalahan, mereka akan bersegera kembali kepada Allah, bertaubat kembali. Para penghuni surga bukanlah mereka yang tidak pernah melakukan dosa, tapi mereka tidak gampang menyerah saat berada pada titik terendah. Sekalipun berada pada titik terendah iman, mereka akan segera bangkit serta memohon ampunan, rahmat, dan kekuatan dari Allah. Menyadari dosa dan kesalahan, adalah cara Allah untuk menarik kita agar lebih dekat dan kembali kepada-Nya.

Keinginan mencapai kesempurnaan justru membuat kita merasa takut dan mempunyai pengharapan yang berlebihan terhadap diri sendiri. Karenanya saat melakukan dosa yang tampaknya sepele, kita langsung merasa gagal dan terjatuh. Lama kelamaan hal ini akan menjadi suatu pembiaran terhadap ‘dosa kecil’ dan pembenaran atasnya, sehingga kita akan semakin menjauh dari Allah. Tidak ada yang perlu disesali dalam setiap kegagalan. Sesungguhnya perjalanan kehidupan manusia adalah perjalanan dari dan menuju Allah. Hal yang seharusnya ditakuti adalah ketika perjalananmu semakin menjauh dari Allah.

“Ketika engkau sudah berada di jalan yang benar menuju Allah, maka berlarilah. Jika sulit bagimu, maka berlari kecillah. Jika kamu lelah, berjalanlah. Jika itupun tidak mampu, merangkaklah. Namun, jangan pernah berbalik arah atau berhenti.” – Imam Syafi’i

Ide kesempurnaan merupakan bisikan Syetan. Seperti yang terjadi dalam kasus muslimah yang ingin memakai hijab. Mereka berpikir bahwa “kamu harus menghijabi hati terlebih dahulu”. Padahal “berakhlak sempurna, baru berhijab” adalah anggapan yang salah. Jika seseorang baru bisa berkerudung saat pribadinya telah sempurna, itu ibarat malaikat tanpa dosa. Ketika benar-benar suci, baru berhijab, seolah hijab merupakan tujuan akhir setelah menyempurnakan segala hal.

Pada dasarnya hijab merupakan salah satu bentuk ibadah dan kepatuhan kepada Allah. Allah menyuruh kita mendirikan shalat, menginfakkan harta, begitu p**a dengan hijab. Kita memakai hijab, karena ini adalah perintah dari Allah yang harus kita patuhi.

Hal yang perlu diingat, jangan mengejar kesempurnaan, tapi kejarlah rahmat Allah..

Konsep “kesempurnaan diri” inilah yang menjadi hambatan saat berniat memakai hijab. Setan akan terus berbisik bahwa kamu tidak cukup baik untuk menggunakan hijab. Setan membisikan kamu agar melakukan ini dan itu dulu sebelum berhijab. Padahal hijab itulah yang dapat melindungimu dan membuatmu terjaga dari yang haram. Hijab merupakan jalan yang mendekatkan dirimu menuju Allah. Tidak ada yang mengatakan bahwa ketika kamu menggunakan hijab, kamu akan menjadi malaikat. Kamu adalah manusia biasa, yang juga punya kesalahan dan kelemahan.

Apapun yang kita ekpresikan sesungguhnya merupakan perwujudan dari apa yang ada di dalam diri kita. Jadi ketika saya menunda shalat, tanyakan dalam diri apa yang membuat saya sulit untuk mengerjakan shalat? Ketika saya menunda menggunakan kerudung, apa yang membuat saya menundanya? Mungkin saya terlalu takut dan benar-benar khawatir terhadap persepsi orang-orang di sekitar saya. Lihat apa yang sebenarnya kamu inginkan dan perjuangkan!

Pada dasarnya cinta dan kepatuhan itu berada dalam satu wadah. Semakin kamu menyukai seseorang, maka kamu semakin ingin membuatnya senang. Apapun yang dikatakannya, pasti kamu bersedia untuk melakukannya. Maka, ketika kita mencintai Allah, seharusnya dalam hati kita tidak boleh ada perasaaan berat untuk melaksanakan perintah-Nya. Jadi, jika kita masih merasa berat untuk menjalankan perintah Allah, tanyakanlah pada dirimu sendiri: Apa yang sebenarnya kamu cari dalam kehidupan ini, dan apa yang menjadi landasan hidupmu?

Kawan…Tetaplah Semangat!

Janganlah berputus asa dari rahmat Allah..

“Wahai Nabi, katakanlah kepada orang-orang mukmin: Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku. Allah pasti akan mencintai kalian dan mengampuni semua dosa kalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.“ – QS Ali Imran ayat 31

Tulisan ini dari Faizah Fauziah.
Dicopas dar: nakindonesia.wordpress.com

01/10/2016

"Allah lah yang mengaruniakan kepada kita hidayah, kemudian Allah berfirman “Kebaikan itu pasti berbalas dengan kebaikan” (ar Rahman: 60)
Dalam ayat ini,seolah-olah kitalah yang berbuat baik kemudian Allah pun memberikan sebaik-baik balasan kepada kita, padahal Ihsan (kebaikan) itu hanya milik Allah semata.
- Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, pengasuh web IslamQA.

(via twitulama)

Address

Ngadinegaran MJ III/62
Yogyakarta City

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00
Saturday 07:00 - 17:00
Sunday 07:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SKI Al-A'laa JAK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share