Magister Keperawatan UMY

Magister Keperawatan UMY Official Page of Master of Nursing Program, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Magister Keperawatan UMY memiliki dua program peminatan:
1.

Magister Keperawatan UMY merupakan salah satu Program Studi pada Program Pascasarjana UMY yang berdiri pada tahun 2011. Peminatan Medikal Bedah
2. Peminata Manajemen Pendidikan Keperawatan/Nursing Education (NEDU)

Program Studi Magister Keperawatan UMY menerima pendaftaran mahasiswa baru satu tahun sekali pada bulan Mei-Juni. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengakses www.pasca.umy.ac.id

Pelepasan Mahasiwa Magister Keperawatan Praktik Klinik Luar NegeriProdi Magister Keperawatan melepas mahasiswa angkatan ...
15/12/2018

Pelepasan Mahasiwa Magister Keperawatan Praktik Klinik Luar Negeri

Prodi Magister Keperawatan melepas mahasiswa angkatan 8 untuk melaksanakan kegiatan praktik klinik luar negeri ke empat perguruan tinggi antara lain, International Islamic University Malaysia, Ubon Ratchathani University Thailand, Guanxi Medical University China, serta Changhua Christian Hospital. Praktik klinik atau Student exchange merupakan bagian dari mata kuliah Magister Keperawatan UMY.

Dalam sambutannya, Erna Rochmawati, S.Kp., Ns., MNSc., M.Med.Ed., Ph.D selaku sekretaris prodi mengatakan, program ini diadakan untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan yang ada di Magister Keperawatan. “Program outbond student ini dilaksanakan dalam rangka menuju reputable university..” Kata Erna pada hari Kamis (04/10) di ruang Amphiteater lantai 4 gedung Kasman Singodimejo Pascasarjana UMY. Selain itu, Erna juga meminta mahasiswa untuk memanfaatkan sebaik mungkin kegiatan praktik luar negeri. “Ini akan menjadi pengalaman tersendiri karena disana tentu akan memiliki perbedaan dengan kita disini, baik itu pembelajaran, fasilitas, maupun metode-metode kesehatan lainnya. Mahasiswa harus bisa menganalisis gap atau perbedaan – perbedaan tersebut” Jelas Erna.

Kegiatan pelepasan juga dihadiri mahasiswa angkatan 7 yang didatangkan untuk berbagi pengalaman kegiatan praktik klinik luar negeri. Keempat mahasiswa tersebut mewakili empat universitas yang akan menjadi tujuan praktik klinik luar negeri mahasiswa angkatan 8. Yurensi Felni Tjingaisa, S.Kep.,Ns mengatakan, perbedaan budaya tentu menjadi tantangan tersendiri baginya saat menjalani praktik Guanxi Medical University China. “Khususnya soal makanan halal disana tentu sangat jarang ditemui. Namun, tenang saja mereka sudah tahu tentang hal itu dan akan memandu teman-teman untuk memilih mana makanan yang halal untuk dikonsumsi dan tidak.” Kata Yurensi. Selain itu, para volunter yang akan mendampingi mahasiswa selama disana juga sangat disiplin waktu. “Misal, kita janjian minta dijemput pukul 8 pagi untuk pergi ke suatu tempat, mereka sudah datang ke asrama kalian lima belas menit sebelum jam 8.” Tambahnya.

Pengalaman lain juga dibagikan oleh Rosita Jafar, S.Kep.,Ns yang melakukan kegiatan praktik klinik di Changhua Christian Hospital Taiwan. Menurutnya, sistem pembelajaran disana cukup ketat dan disiplin. “Mereka merencanakan jadwal kegiatan kami selama disana sangat terperinci dan cukup ketat, sehingga sangat sedikit bagi kami untuk jalan-jalan wisata selama di Taiwan karena waktu kami banyak berkutat di rumah sakit.” Kata Rosita. Rosita menambahkan, fasilitas teknologi yang mereka gunakan disana sangat lengkap dan modern. “Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengenal lebih jauh metode keperawatan disana. Jangan lupa juga untuk mencoba semua fasilitas yang ada, karena disana sangat lengkap dan modern.” Tutupnya.

Gathering Himpunan Mahasiswa Magister Keperawatan UMYHimpunan Mahasiswa Magister Keperawatan (HIMAGIKA) UMY mengadakan k...
12/09/2018

Gathering Himpunan Mahasiswa Magister Keperawatan UMY

Himpunan Mahasiswa Magister Keperawatan (HIMAGIKA) UMY mengadakan kegiatan gathering bersama mahasiswa angkatan 8, dosen, alumni, dan staf. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2018 di area rafting/arum jeram Citra Elo, Magelang.

Peserta yang berjumlah 30 orang berangkat dari UMY pada pukul 07.30 WIB. Perjalanan berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Tiba di lokasi, peserta langsung mempersiapkan diri untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang telah direncanakan. Acara dimulai dengan sambutan oleh Doni Setiawan, Ns., M.Kep selaku ketua angkatan 5 dan ketua HIMAGIKA periode 2015/2016 dan Mustiah Yulistiani, Ns., M.Kep dari angkatan 1 sekaligus Ketua Alumni Magister Keperawatan UMY. Acara berlanjut dengan senam pagi dan berbagai jenis perlombaan yang dipandu oleh dosen PSIK UMY, Fahni Haris, S.Kep., Ns., M.Kep dan Arif Wahyu Setyo Budi, S.Kep., Ns.,M.Kep.

Setelah itu, kegiatan arum jeram dimulai dan ditempuh sejauh kurang lebih 12,5 kilometer dengan melintasi Kali Elo, Magelang. Kegiatan terakhir diisi oleh sesi diskusi dan tanya jawab antara dosen, mahasiswa, dan alumni. Kegiatan gathering sendiri berakhir pada pukul 18.00. Setelah sholat Maghrib, peserta kembali ke UMY.

Seminar Pembuatan Proposal Ilmiah Bersama Alumni Magister KeperawatanMagister Keperawatan UMY kembali mengadakan seminar...
12/09/2018

Seminar Pembuatan Proposal Ilmiah Bersama Alumni Magister Keperawatan

Magister Keperawatan UMY kembali mengadakan seminar mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 26 Agustus 2018, pukul 09.00 di Ruang 312 Lantai 2 Gedung Pascasarjana UMY.

Dua alumni Magister Keperawatan UMY menjadi narasumber pada seminar kali ini, yaitu Neny Triana, Ns., M.Pd., M.Kep dan Cemy Nur Fitria, M.Kep. Tujuan diadakan seminar ini adalah sebagai ajang diskusi mahasiswa Magister Keperawatan UMY, khsusnya dalam hal pembuatan proposal ilmiah, pembuatan jurnal, dan metodologi penelitian. Acara dibuka dengan sambutan oleh Errick Endra Cita selaku ketua panitia, perwakilan PPNI, dan Mustiah Yulistiani selaku ketua Alumni Magister Keperawatan UMY. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan berlanjut ke sesi pembahasan seminar. Sesi pertama seminar membahas tentang bagaimana menulis proposal ilmiah yang baik oleh Nery Triana., Ns., M.Kep dan sesi kedua membahas tentang review jurnal dan metodologi penelitian oleh Cemy Nur Fitria, M.Kep. Acara sendiri berakhir pada pukul 16.00 WIB. Semoga kegiatan seperti ini dapat terlaksana minimal setahun sekali karena sangat penting dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah oleh mahasiswa Magister Keperawatan UMY.

Magister Keperawatan UMY  Kirim Relawan Untuk Gempa Lombok NTB Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ...
12/09/2018

Magister Keperawatan UMY Kirim Relawan Untuk Gempa Lombok NTB

Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan acara pelepasan lima relawan yang akan terjun di lokasi gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis, 16 Agustus 2018. Lima relawan tersebut terdiri dari empat mahasiswa peminatan Jiwa dan satu dosen pendamping, Tujuan dari program ini adalah untuk memulihkan faktor psikologis para korban pasca gempa.

Sekretaris Program Studi Magister Keperawatan, Erna Rochmawati, mengatakan, bahwa nantinya tugas relawan yang dikirim akan fokus pada pendampingan psikologis. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat menangani hal lain karena para relawan juga perawat jadi dapat membantu penanganan secara fisik. Lima relawan yang dikirimkan akan ditempatkan di daerah Tanjung, Lombok Utara, karena lokasi tersebut merupakan yang paling parah terdampak bencana gempa. Mereka berangkat menggunakan pesawat dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Para relawan akan berada di Lombok selama satu pekan.

Penanganan Luka Pada Penderita DiabetesPasien penderita diabetes memerlukan penanganan khusus dalam mengobati luka yang ...
12/09/2018

Penanganan Luka Pada Penderita Diabetes

Pasien penderita diabetes memerlukan penanganan khusus dalam mengobati luka yang diderita. Itulah yang disampaikan dr. Suriadi dari Stikes Pontianak dalam kuliah umum Magister Keperawatan UMY pada tanggal 31 Mei 2018.

Kuliah umum kali ini dihadiri khusus oleh mahasiswa internasional yang berasal dari Timor Leste dengan jumlah 6 orang. Secara umum, fase penyembuhan luka ada tiga tahap, yaitu fase inflamasi, fase proliferasi, dan fase remodeling. Dr. Suriadi juga menjelaskan hal-hal yang berpengaruh dalam proses penyembuhan luka, antara lain kadar gula, sistem imun, dan kebersihan dari luka itu sendiri. Selain menjelaskan secara teori, Dr. Suriadi memberikan sedikit praktik tentang penggunaan perban elastis kepada pasien diabetes yang terluka pada bagian kaki dengan baik dan benar. Dr. Suriadi berharap, mahasiswa Magister Keperawatan UMY dari Timor Leste ini dapat menjadi pioneer di daerahnya nanti pada bidang kesehatan setelah selesai menempuh pendidikan di UMY, khususnya dalam hal memberikan penanganan maupun perawatan pada luka.

Grub Mutuam Menerima Kunjungan dari Universitas MUhammadiyah Yogyakarta untuk Belajar tentang Sistem Perawatan Kesehatan...
12/09/2018

Grub Mutuam Menerima Kunjungan dari Universitas MUhammadiyah Yogyakarta untuk Belajar tentang Sistem Perawatan Kesehatan dan Perawatan Paliatif

The Mutuam Group berkolaborasi dengan Vall d’Hebron Nursing School, milik Autonomous University of Barcelona, Spanyol. Dalam rangka salah satu program internalnya, mereka melakukan pertukaran antar universitas baik siswa maupun profesional.

Karena kerjasama ini, Vall d’Hebron Nursing School tahun ini kehadiran Dr. Erna Rochmawati dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia. Beliau adalah seorang profesional hebat dengan banyak minat dalam perawatan paliatif, dan salah satu tujuannya adalah untuk memperdalam pengetahuannya tentang sistem kesehatan kita dan pendekatan yang dibuat untuk orang dengan kebutuhan paliatif.

Oleh karena itu, dari Universitas, Mutuam Group diminta untuk mengatur sesi informatif tentang sistem dan operasi perawatan paliatif baik di Unit Rawat Inap dan perawatan di rumah. The Mutuam Güell Healthcare Hospital menerima pada hari Senin, 7 Mei, Dr. Erna Rochmawati, bersama dengan Dr. Juan Leyra, sebagai referensi dari UAB, untuk mengunjungi Unit Perawatan Paliatif dan kemudian mengetahui PADES, memberikan jawaban atas semua pertanyaan.

Grup Mutuam berterima kasih kepada UAB, Dr. Leyra dan Dr. Rochmawati untuk minat mereka dalam organisasi kami sebagai titik referensi untuk perawatan paliatif, HAI dan PADES.





Sumber : http://www.mutuamblog.com/atencio-sanitaria/grup-mutuam-rep-una-visita-de-la-indonesia-muhammadiya-university-per-coneixer-el-sistema-sanitari-i-de-cures-palliatives/

Dalam rangka merayakan Bulan Suci Ramadhan, Magister Keperawatan UMY menggelar buka bersama di Gedung Pascasarjana Lanta...
26/05/2018

Dalam rangka merayakan Bulan Suci Ramadhan, Magister Keperawatan UMY menggelar buka bersama di Gedung Pascasarjana Lantai 2 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada hari Selasa, 22 Mei 2018. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan direktur pascasarjana UMY, dosen, staf, dan mahasiswa Magister Keperawatan UMY.

Acara dimulai pada pukul 16.00 diawali dengan sambutan oleh ketua prodi Magister Keperawatan, Fitri Arofiati, S.Kep., Ns., MAN., Ph.D, dilanjutkan dengan ceramah oleh Agus Mulyono, ketua ranting Muhammadiyah Bangun Jiwo, Bantul hingga waktu tiba berbuka puasa. Para tamu undangan mengawali buka puasa dengan hidangan takjil, yang berlanjut dengan sholat maghrib berjamaah, hidangan utama berbuka puasa, dan diakhiri dengan penutup.

Diharapkan, dengan adanya acara ini akan menambah keakraban dan kebersamaan antar elemen yang ada dilingkungan Magister Keperawatan UMY.

HemodialisisPengobatan berupa cuci darah atau hemodialisis pada pasien gagal ginjal tidak hanya dapat dilakukan di rumah...
14/05/2018

Hemodialisis

Pengobatan berupa cuci darah atau hemodialisis pada pasien gagal ginjal tidak hanya dapat dilakukan di rumah sakit, tetapi juga dapat dilakukan dirumah. Namun, metode tersebut masih jarang digunakan di Indonesia. Metode tersebut bernama continous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD).

Dr. Krisna Yetti S.Kp., M.App.Sc, dosen Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia sekaligus Ketua Majelis Kehormatan dan Etik Keperawatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (MKEK PPNI), dalam kuliah umum Magister Keperawatan UMY, juga mengatakan bahwa metode cuci darah di rumah lebih efisien dan tidak memakan banyak waktu karena tidak perlu datang ke rumah sakit.

Kuliah umum itu sendiri dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2018 di Gedung Pascasarjana lantai 3 UMY, yang diikuti oleh 12 mahasiswa dari berbagai peminatan. Selain hemodialisis, Dr. Krisna Yetti juga menjelaskan tentang sistem perkemihan yang meliputi fungsi ekskresi dan nefron.

Kunjungan Prof. Teresa Elizabeth StoneMagister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengundang seorang profes...
12/05/2018

Kunjungan Prof. Teresa Elizabeth Stone

Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengundang seorang profesor dari Australia, bernama Prof. Dr. Teresa Elizabeth Stone, atau biasa dipanggil Profesor Teri dalam rangka Visiting Professor tanggal 15 April 2018. Beliau merupakan dosen yang mengajar di Universitas Yamaguchi Japan. Profesor Teri akan berada di Indonesia selama 3 minggu.

Kunjungannya ke UMY bukan untuk pertama kalinya karena beliau sudah pernah kesini, yaitu pada tahun 2017 dengan agenda yang sama. Selama kurang lebih tiga minggu di UMY, beliau mengisi beberapa kelas serta konsultasi bagi mahasiswa dan dosen. Beberapa materi yang diberikan antara lain, bagaimana mendapatkan publikasi jurnal internasional, pengumpulan dan analisis data dalam penelitian kualitatif, dan teknik wawancara untuk penelitian kualitatif.

Mahasiswa magister keperawatan UMY peminatan Keperawatan Medikal Bedah (KMB) mengikuti kuliah umum pada hari Senin, 23 A...
02/05/2018

Mahasiswa magister keperawatan UMY peminatan Keperawatan Medikal Bedah (KMB) mengikuti kuliah umum pada hari Senin, 23 April 2018. Suriadi, MSN., AWCS., Ph.D dari Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak menjadi pemateri pada acara tersebut. Kuliah umum berjalan selama kurang lebih 3 jam. Suriadi menjelaskan tentang patofisiologi dan asuhan perawatan pada pasien dengan luka akut, bakar, dan kronis.

The 3rd Asian Congress in Nursing Education (ACiNE)Asian Congress in Nursing Education (ACiNE) ke-3 digelar pada tanggal...
28/04/2018

The 3rd Asian Congress in Nursing Education (ACiNE)

Asian Congress in Nursing Education (ACiNE) ke-3 digelar pada tanggal 18 – 20 April 2018 di Hotel Royal Ambarrukmo, Sleman, DIY. Kali ini Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi host dalam penyelenggaraanya.

ACiNE adalah Konferensi Pendidikan Keperawatan bergengsi tingkat Asia Pasifik yang dilaksanakan setiap dua tahunan dan diselenggarakan pertama kali di Mahidol University Thailand pada tahun 2014. Acine ke-3 mengangkat tema tentang Optimizing Inter-Professional Education to Improve Health Care Quality but Not Limited to : Nursing Education, Practice, Theory & Management (Optimalisasi Pendidikan Antar Profesional untuk Meningkatkan Kualitas Perawatan kesehatan yang Tidak Terbatas Pada: Pendidikan Keperawatan, Praktik, Teori & Manajemen). Kongres kali ini diikuti oleh beberapa negara, seperti Indonesia, Thailand, Jepang, Cina, Taiwan, Irlandia, dan Swedia. Secara garis besar, tujuan utama dari ACiNE adalah membahas tantangan pendidikan,menyoroti pada ide pendidikan keperawatan transformatif, informasi dan keahlian, serta mengembangkan jaringan bersama antara pimpinan sekolah keperawatan untuk mempersiapkan lulusan perawat abad ke-21.

Kongres diikuti oleh para ketua institusi pendidikan keperawatan, dosen, serta mahasiswa universitas yang menjadi anggota ACiNE, termasuk Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Selain UMY, ada juga universitas di Indonesia yang menjadi anggota ACiNE, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Riau, dan universitas mancanegara, seperti National Cheng Kung University, Taiwan. Kongres ACiNE terdiri dari beberapa agenda, yaitu, workshop, sesi diskusi, presentasi poster, presentasi lisan, coffee break, dan jamuan makan malam. Selain itu, pihak penyelenggara juga menyediakan booth sebagai sarana promosi jurusan keperawatan bagi masing-masing universitas, termasuk UMY.

Manajemen Keperawatan Bencana di Indonesia“Indonesia merupakan negara yang sangat rawan akan bencana karena posisi geogr...
26/04/2018

Manajemen Keperawatan Bencana di Indonesia

“Indonesia merupakan negara yang sangat rawan akan bencana karena posisi geografis yang terletak di ujung pergerakan tiga lempeng dunia: Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik.” Kata Herni Susanti, SKp., MN, Ph.D dalam kuliah umum di Magister Keperawatan UMY.

Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 13 April 2018 yang diikuti 15 mahasiswa peminatan Jiwa. Dalam presentasinya, Herni Susanti menjelaskan 3 hal yaitu Manajemen Keperawatan Bencana, Penanganan Psikososial pada Bencana, dan Pelayanan Kesehatan Jiwa untuk Keluarga. Bencana yang terjadi di Indonesia seperti, gunung meletus, banjir, dan tanah longsor, menimbul berbagai macam persoalan, antara lain, penyakit, ketersediaan aire bersih, dan sanitasi. Bagaimana seorang perawat berkontribusi dalam situasi seperti itu? Secara garis besar, belajar dari tragedi Tsunami 2014, ada beberapa hal yang dapat dilakukan pasca bencana, seperti memberikan dukungan secara psiko sosial, penanganan medis kepada korban bencana di barak/tenda pengungsian, serta melakukan koordinasi dengan pihak lainnya seperti pemerintah setempat, palang merah, dan polisi-tentara.

Namun, sebelum perawat memberikan bantuan kepada para korban, mereka harus memiliki bekal dan keterampilan yang cukup, yang mencakup pemeriksaan kondisi perawat, memberikan kebutuhan para perawat seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan. Mereka juga harus memiliki kompetensi dalam melakukan tindakan penanganan korban bencana. Keselamatan seorang perawat adalah yang paling utama sebelum melakukan pertolongan kepada para korban bencana.

Address

Jalan Lingkar Selatan Tamantirto Kasihan
Yogyakarta City
55183

Opening Hours

Monday 07:30 - 15:00
Tuesday 07:30 - 15:00
Wednesday 07:30 - 15:00
Thursday 07:30 - 15:00
Friday 19:30 - 13:00
Saturday 19:30 - 13:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Magister Keperawatan UMY posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Magister Keperawatan UMY:

Share